Selasa, 15 Oktober 2013

Islam Cinta Damai



Islam Cinta Damai

            Permusuhan, perselisihan, perbedaan yang memuncak, kini lebih sering didengar, ketimbang persausadaraan, kerukunan, menghormati dan mencintai
            Bhineka Tunggal Ika, muncul tapi tenggelam. Dihormati tapi diabaikan. Atas nama suku, ras, agama, kelompok, ia ditinggalkan.
            Ukhuwah kita melemah, bagai tali yang hampir putus. Apa kita akan diam saja?
            Islam Cinta Damai. Islam adalah Rahmatan Lil ‘Alamin.
            Semoga bukan hanya slogan. Tapi, meresap dalam hati. Memancar dalam perbuatan.
            Ketaatan yang indah, berpadu dalam suatu keimanan yang kuat. Membuat Ibrahim melaksanakan perintah Tuhan-Nya, meski itu adalah suatu hal yang berat baginya.
            Dan kini, kita belajar. Belajar berkurban, menyisihkan segala keinginan kita yang berlebih. Berbagi pada kaum dhuafa, pada hari yang suci. Tak peduli pada perbedaan yang ada.
            Islam Cinta Damai. Itu Pasti. Tak perlu ditanya lagi. Perbedaan Khilafiyah tak seharusnya memecah belahkan kita. Karena dalam firmany-Nya Allah tegas melarang kita bercerai berai.
            Islam Cinta Damai. Dalam Ukhuwah ini kita bersatu. Bersatu dalam sebuah ikatan yang lebih kuat daripada ikatan darah.
            Islam Cinta Damai. Damaikan hati yang membara. Damaikan suasana yang memanas, karena Islam Cinta Damai. Karena Islam Kita Bersaudara.
            Islam Cinta Damai. Islam Cinta Damai.
            Dalam Ukhuwah Kita Merajut Janji. Membangun masa depan yang gemilang. Menuju menara-menara yang penuh cahaya.
Islam Cinta Damai. Islam Cinta Damai.
ALLAHHU AKBAR!!




Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar