Rabu, 24 Juni 2015

Jalanan itu masih sama. Masih tetap dengan lampu merahnya, serta beberapa bagian disana-sini yang sedang diperbaiki. Kendaraan itu masih tetap sama, sepeda motor keluaran tahun 2001. Barang yang dibawa masih sama, tas ransel yang sudah menemani si empunya selama 3 tahun lebih, yang di beberapa bagian sudah mulai sobek. Tapi, si empunya punya hal yang dipikirkan berbeda-beda setiap saat.
Mungkin saja dia memikirkan hal seperti ini :
1. Apa yang sudah kulakukan sekarang? Tidak, aku mulai ketinggalan yang lain.
2. Ah, kenapa tiba-tiba aku mulai goyah akan keputusanku sendiri?
3. Kenapa aku nggak boleh marah di saat yang lain mulai naik emosi?
4. Aku bersyukur, aku dibesarkan dalam lingkungan agama Islam yang kondusif.
5. Ah, aku ingin waktu berhenti untuk sementara.

Mungkin saja ada hal yang lain. Tapi yang jelas, akan tetap ada pemahaman baik yang selalu menyertai. Agar tidak kehilangan sesuatu yang penting, mata uang yang berlaku di seluruh dunia. Idealis memang. Tapi, kalau tak mulai dari diri sendiri lantas bagaimana?

-miftahn-

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar