Rabu, 09 September 2015

Hujan, Bulan, dan Matahari

Ini bukan kisah atau cerita dongeng yang heroik. Pun juga bukan kisah sinetron yang seakan dipaksakan berjalan. Hanya sebuah kisah kecil dalam kehidupan. Yang mungkin, bisa terlupa kapanpun. Hanya memoar yang akan muncul untuk menceritakannya kembali.

#Bulan

Bulan yang kini sedang terombang-ambing. Langkahnya mulai tak pasti. Pikirannya yang terus gelisah. Meski, senyuman terus menghiasi wajahnya. Tak ada yang tahu bahwa dia sedang menahan luka. Hanya tangisan kecil dalam setiap malam yang menjadi buktinya.

Bulan yang mencoba untuk tetap bersinar dengan anggun. Walau hatinya sedang terkoyak. Tak ada yang tahu, bahwa rasa sakitnya disebabkan oleh suatu hal.

Kalian tahu, bahwa secara siklus alam, Bulan akan selalu mendampingi Matahari. Lantas bagaimana ketika sang Matahari justru sedang mengurung dirinya sendiri?


Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar